Jumat, 26 April 2019

ANALISIS SWOT PENDIDIKAN SMK WAHID HASYIM GLAGAH

Blog/tulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah SIM (Sistem Informasi Manajemen) dengan dosen pengampuh Dr. Agung Hirmantono, M.Ak (tugas 2)


Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT (strengths weaknessesopportunities, dan threats). Tentunya dalam menganalisis SWOT, tidak hanya terjadi didalam lembaga karang taruna saja, ataupun dalam lembaga usaha lainnya. Tentunya dilembaga pendidikan pun ada. Nah disini saya akan memberi contoh analisis SWOT dalam lembaga pendidikan SMK WAHID HASYIM GLAGAH.


PROFIL SMK WAHID HASYIM GLAGAH



A.      Visi & Misi SMK Wahid Hasyim Glagah
-        Visi Sekolah
UNGGUL DALAM SKILL, PROFESIONAL DI BIDANG IPTEK,  BERDASARKAN IMTAQ BERHALUAN ASWAJA “.
Visi tersebut diatas menjadi pedoman bagi sekolah untuk mencapai tujuan dan cita-cita sekolah dengan berorientasi pada tujuan jangka pendek, menengah dan panjang,  antara lain :
1.    Berorientasi pada keunggulan dengan memperhatikan potensi yang terkini.
2.    Sesuai dengan norma dan harapan masyarakat
3.    Bersifat mengikat bagi civitas akademika SMK Wahid Hasyim  Glagah
4.    Sebagai panduan bagi pelaksanaan misi sekolah SMK Wahid Hasyim  Glagah Lamongan 
-    Misi Sekolah
Untuk mewujudkanvisi tersebut sekolah menentukan langkah – langkah strategis yang dinyatakan dalam misi berikut :
1.   Mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan standart nasional pendidikan
2.   Membekali kemandirian dan ketrampilan kepada peserta didik untuk menjadi manusia yang bertaqwa, disiplin, bermoral, berbudaya, tangguh, inovatif dan professional yang mampu beradaptasi dan mandiri dilingkungannya.
3. Menyiapkan dan menyalurkan tamatan sebagai tenaga kerja unggul, terampil dan professional sesuai dengan tuntutan dunia kerja, dunia usaha dan dunia industri.
4. Mewujudkan tersedianya tenaga pendidik dan kependidikan yang professional dan berIMTAQ
5.  Menumbuhkan pemahaman dan penghayatan terhadap agama islam yang berhaluan Ahlussunnah waljama’ah

B.       Profil SMK Wahid Hasyim Glagah
1.    Nama Sekolah : SMK WAHID HASYIM GLAGAH
2.    Nomor Statistik Sekolah (NSS) : 322050707138
Nomor Pokok Sekolah Nasional : 20549029
Nomor data sekolah ( NDS ) 420525160
Nomor Induk Sekolah ( NIS ) : 341500
Nomor Pokok Sekolah Nasional : 20549029
3.    Alamat Sekolah : Jl. Raya PUK  No. 02 Glagah
Kec. Glagah Kab. Lamongan
Telp. (0322) 322341
Kode Post : 62292
4.    Status Akreditasi: Terakreditasi A
5.    Tahun Berdiri : 2006
6.    Status Sekolah : Swasta
7.    SK / Ijin Pendirian : Dinas P & K
-    Nomor : 420/1636/413.107/2007
-    Tanggal : 09 Mei 2007
8.    Nama Kepala Sekolah : Drs. H. ABD ADHIM, MKs, M.Pd
-        Alamat : Jl. Raya Masangan - Bungah
-        RT 001/RW 001
Dsn. Masangan Timur Kec. Bungah
Kab. Gresik
HP : 081335477999 / 085733842999
-  SK Pertama Pengangkatan KS : YPP.WH/021/VII/2010
-  Diangkat di sekolah ini sejak : 01 Juli 2010
9.      Nomor Rekening Sekolah : 028227174
Tabungan BANK JATIM
Cabang Lamongan
004101000556304
Tabungan BRI
Cabang Lamongan
10.  Nama Yayasan Penyelenggara : YAYASAN PONPES WAHID HASYIM
Alamat : Jl. Raya PUK No. 02 Glagah
Kec. Glagah Kab. Lamongan
Telp  : (0322) 315770
Akte pendirian : 06/NURHADI, SE
Menkumham No. AHU.3872.AH.01.04
Tahun 2010
11.  Kepemilikan Tanah : 5072 m2
Status Tanah : Milik Lembaga/Tanah Wakaf


ANALISIS SWOT SMK WAHID HASYIM GLAGAH


1.    Strength (Kekuatan)
a. Memotivasi guru dan siswa cukup tinggi sehingga mampu mengembangkan metode pembelajaran yang evektif dan disertai dengan penerapan iman dan takwa sehingga siswanya cukup antusias              dalam merespon setiap pembelajaran.
b. Hubungan yang baik antara guru dengan guru ataupun guru dengan siswa sangat kondusif, baik dalam kegiatan ektrakulikuler ataupun pembelajaran
c. Metode yang diajarkan guru yang bervariasi
d. Mempunyai letak geografis yang sangat strategis sehingga dapat meningkatkan hubungan kerja sama antara sekolah, komite, orang tua siswa dan masyarakat
e. Kegiatan pembelajaran ekstrakulikuler yang sangat efektif dengan tenaga operasional yang memadai khususnya futsal sangat diutamakan

2.    Weakness (Kelemahan)
a. Lokasi lembaga pemdidikan yang terpencil
b. Rekrutmen guru dan staf yang terkadang tidak sesuai dengan kebutuhan dan syarat maupun unsur kekeluargaan
c. Keadaan guru sebagian besar masih berstatus homorer dan mengajar ditempat lain sehingga proses pembelajaran sering terganggu dalam waktu pembelajaran yang telah ditentukan
d. Belum bisa memfasilitasi sarana dan prasarana yang mendukung untuk pembelajaran terutama di perpustakaan dan di bengkel sepeda motor.

3.    Opportunity (Peluang)
a.    Lembaga yang terus berkembang dan pendidikan merupakan kebutuhan bagi masyarakat.
b.   Sarana dan prasarana merupakan kekuatan yang telah ada agar bisa dipergunakan dan pemanfaatannya yang ada harus di kembangkan terus.
c.    Dukungan masyarakat yang ingin menjadikan siswa menjadi berkwalitas di masyarakat dan ingin setelah lulus dari SMK WAHID HASYIM GLAGAH bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi
4.    Threat (Ancaman)
a.   Adanya lembaga pendidikan Islam baru di area yang sama
b.   Lembaga pendidikan lain mengeluarkan lulusan baru yang inovativ
c.    Lembaga pendidikan lain memegang pangsa pasar terbesar
d. Jarak yang begitu dekat antara lembaga pendidikan yang setingkat dengan SMK WAHID HASYIM GLAGAH yang berkwalitas

Ø  Faktor Internal (Kekuatan) yang dimiliki lembaga pendidikan :
1.    Knowledge atau kepakaran yang dimiliki
2.    Lulusan dihasilkan atau pelayanan yg unik
3.    Lokasi tempat lembaga pendidikan berada

Ø  Faktor Internal (Kelemahan) yang dimiliki lembaga pendidikan :
1.   Kurangnya pengetahuan sosialisasi lembaga pendidikan.
2.   Lulusan yang tidak dapat dibedakan dengan lulusan lembaga pendidikan / lembaga pendidikan lain.
3.    Lokasi lembaga pendidikan  yang terpenciL.
4.    Kualitas lulusan yang jelek

Ø  Faktor Eksternal (Peluang) yang dimiliki lembaga pendidikan :
1.    Adanya pendidikan berbasis internasional.
2.    Lembaga yang terus berkembang dan pendidikan merupakan kebutuhan bagi masyarakat.

Ø  Faktor Eksternal (Ancaman) yang dimiliki lembaga pendidikan :
1.    Adanya lembaga pendidikan Islam baru di area yang sama.
2.    Lembaga pendidikan lain mengeluarkan lulusan baru yang inovatif
3.    Lembaga pendidikan lain memegang pangsa pasar terbesar

Kamis, 04 April 2019

DIAGRAM ALIRAN DATA (DAD)

Blog/tulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah SIM (Sistem Informasi Manajemen) dengan dosen pengampuh Dr. Agung Hirmantono, M.Ak (tugas 1)


Diagram Alir Data (DAD) atau Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu diagram yang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus dari data sistem, yang penggunaannya sangat membantu untuk memahami sistem secara logika, tersruktur dan jelas. DFD merupakan alat bantu dalam menggambarkan atau menjelaskan  DFD ini sering disebut juga dengan nama Bubble chart, Bubble diagram, model proses, diagram alur kerja, atau model fungsi.

Langkah membuat/menggambar DAD

Diagram Konteks (diagram context)

Diagram ini adalah diagram level tertinggi dari DFD yang menggambarkan hubungan sistem dengan lingkungan luarnya.
Caranya :

- Tentukan nama sistemnya.
- Tentukan batasan sistemnya.
- Tentukan terminator apa saja yang ada dalam sistem.
- Tentukan apa yang diterima/diberikan external entity dari/ke sistem.



Diagram Level Zero (Overview Diagram)
Diagram ini adalah dekomposisi dari diagram konteks.
Caranya :
- Tentukan proses utama yang ada pada sistem.
- Tentukan apa yang diberikan/diterima masing-masing proses ke/dari sistem sambil memperhatikan konsep keseimbangan (alur data yang keluar/masuk dari suatu level harus sama dengan alur data yang masuk/keluar pada level berikutnya).
- Apabila diperlukan, munculkan data store (master) sebagai sumber maupun tujuan alur data.
- Hindari perpotongan arus data
- Beri nomor pada proses utama (nomor tidak menunjukkan urutan proses).




Diagram Level Satu
Diagram ini merupakan dekomposisi dari diagram level zero.
Caranya :
- Tentukan proses yang lebih kecil (sub-proses) dari proses utama yang ada di level zero.
- Tentukan apa yang diberikan/diterima masing-masing sub-proses ke/dari sistem dan perhatikan konsep keseimbangan.
- Apabila diperlukan, munculkan data store (transaksi) sebagai sumber maupun tujuan alur data.
- Hindari perpotongan arus data.
- Beri nomor pada masing-masing sub-proses yang menunjukkan dekomposisi dari proses sebelumnya.C ontoh : 1.1, 1.2, 2



POLITIK DI ERA MILENIAL

Di indonesia saat ini sedang hangat-hangatnya memperbincangkan keadaan politik, yaitu pemilihan calon presiden tahun 2019. Dimana setiap pemilu pasti akan terjadi kontroversi, kontroversi yang terjadi didalamnya membuat isu-isu sehinggga kita harus cerdik dalam memilih dan memilah terhadap isu atau berita yang terjadi dimedia ataupun dikalangan masyarakat.

Seperti kubu Jokowi Dodo dan Prabowo Subianto akan memanfaatkan itu karena bagaimanapun juga, itu sangat sensitif untuk mempengaruhi perilaku pemilih di pilpres 2019. Tugas kita sebagai generasi milenial adalah dengan tidak mudah (jangan) termakan hoax begitu saja, kita harus menyelidiki kebenaran isu tersebut. Jangan sampai kita termakan oleh berita yang dibuat orang lain lalu kita menelan begitu saja berita tersebut tanpa kita menyaring benar atau tidaknya berita tersebut. Diakui masih sedikit generasi milenial yang berpandang terbuka akan kondisi politik kekinian dan mengkritisi apa yang terjadi dinegara ini.

Salah satu alasan kurangnya minat tersebut yakni malas membaca dan mendalami sejarah. Karena kecanggihan teknologi (gadget) dizaman sekarang yang membuat generasi milenial lebih suka membaca twitter, facebook, whatsApp dll. Dibandingkan dengan buku, padahal jika kita terbuka pada politik dinegara ini, mudah untuk kita mengatahui mana pemimpin yang pantas mana yang tidak untuk negara ini. Generasi milenial dapat berperan besar untuk membangun bangsa. cara berpikir generasi milenial lebih luas dibanding orang-orang dimasanya dulu. Maka dari itu perlu untuk kita terbuka pada politik di era ini.

Pada zaman dulu ada seseorang yang berasal dari Italia yang menerapkan sistem otoriter di negara ini. Siapakah dia? Dia adalah Antonio Gramsci. Gramsci adalah pencetus hegemoni dengan pemikiran besar dan kritis, seluruh rakyat diharuskan untuk mematuhi segala aturan yang dibuatnya. Jika sikap seorang pemimpin seperti itu maka tidaklah benar karna bukan seperti itu sosok pemimpin yang sebenarnya. Mengapa? Karna itu dirasa tidak adil. Jika pemimpin seperti itu hanya menimbulkan kecaman dari masyarakat. Jika pemimpin seperti itu rakyat tidak merasakan kebebasan, dan akhirnya rakyat akan berontak untuk mendapatkan kebebasan dan terlepas dari kekangan.

Dari sosok Gramsci seharusnya calon presiden bisa belajar bahwa sikap yang dimilikinya tidaklah baik. Sikap yang tidak adil itu hanya mendatangkan kecaman dari rakyat. Calon pemimpin seharusnya bisa adil dan merakyat. Contohnya, adil dalam hukum, tidak tumpul kebawah. Merakyat seperti turun langsung kepedesaan, mendengarkan  keluhan rakyat, melindungi rakyat dan mejamin kebahagiaan rakyat. Jangan seperti Gramsci yang memiliki sikap hegemoni  yaitu seluruh rakyat harus mematuhi perintahnya dan tidak boleh membantah. Jika sikap itu diterapkan maka rakyat akan terkekang.

Sikap hegemoni yang dimiliki Gramasci tidak dapat diterapkan di Indonesia karena Indonesia menganut sistem demokrasi yang seharusnya mendengarkan suara rakyat bukan malah memaksa rakyat mematuhi peraturan pemerintah dan tidak mendengarkan aspirasi rakyat. Bila sistem hegemoni diterapkan lagi di era milenial saat ini, Sangatlah tidak cocok karna kaum milenial tidak menyukai sikap yang kaku dan memaksa tersebut. Kaum milenial lebih suka pada pemimpin yang sepemikiran dan sejalan dengannya tidak kaku atau memaksa contohnya Jokowi turut hadir meramaikan dan menonton pertunjukan musik.

Ada beberapa harapan rakyat terhadap presiden baru selain harapan untuk mengayomi rakyat. Pertama ialah presiden baru tersebut haruslah memperbaiki pembangunan negara. Pembangunan negara saat ini tidaklah merata, contohnya pembangunan disalah satu daerah berjalan pesat, namun didaerah lain belum berjalan, bahkan untuk sekedar aliran listrik pun beberapa daerah belum mendapatkannya. Untuk itu perlu langkah pasti dari presiden untuk meratakan pembangunan. Kedua presiden yang terpilih nanti haruslah mampu merangkul dan mensejahterakan masyarakat didaerah perbatasan negara. Mengapa kondisi masyarakat perbatasan negara sangat penting? Karena perbatasan negara adalah etalase bangsa, kondisi yang tercermin dari daerah perbatasan negara dapat disimpulkan sebagai kondisi yang juga ada didalam pusat negara tersebut. Presiden sebaiknya mengadakan pembangunan dimulai dari daerah perbatasan kemudian dilanjitkan kedaerah sentral, bukan sebaliknya. Dengan begitu kesejahteraan masyarakat daerah perbatasan lebih terjamin, selain itu masyarakat daerah perbatasan lebih terjamin, dan tidak akan merasa dianak tirikan lagi.

Kamis, 21 Maret 2019

AKU, KAMU, DAN RESTU

Apa yang lebih pahit dari menunggu yang tidak pasti? Adalah memperjuangkan hubungan yang tak direstui, sudah jelas akan terasa menyakitkan.
Seperti sebuah cinta yang sedang kita jalani. Antara aku dan kamu, yang berbeda dari berbagai sisi. Perbedaan demi perbedaan tidak teratasi, bukan hanya dari dalam tapi juga dari luar diri, semuanya bergumul menjadi emosi.
Ada yang aneh dari hubungan ini. Aku dan kamu tahu ini hanya sementara, ini akan segera berakhir. Akan tetapi, kita tetap memaksakan keadaan. Kita jalani ini seada-adanya.
Aku sudah tahu apa akhir dari hubungan ini, begitu pun kamu. Tapi kita berdua seakan menentang dunia.
Waktu itu -waktu yang tidak kita tunggu tapi tetap akan datang itu- selalu menghantui. Aku hanya ingin menghabiskan detik demi detik sebuah penantian menuju perpisahan, dengan membuatmu tertawa bahagia. Namun semakin aku melihat gelak tawa itu, semakin ditancap hati ini rasanya dengan sebilah sembilu.
Semakin aku menunggu waktu itu, semakin sakit hati ini aku siapkan. Mempersiapkan singgasana bagi nyeri yang kelak tak kunjung usai. Kepedihan yang akan berlangsung selamanya. Seumur hidup ini.
Dan ketika aku membekap luka ini sambil menahan perih, semoga kamu menemukan dia yang mendapat restu,… (140614)